.:: Home > Berita
SAMBUT SAIL MOROTAI, DISBUDPAR SIAPKAN PROGRAM WISATA
(18-01-2011) Mimbar Malut (edisi 29 Desember 2010)

Kegiatan Sail Morotai yang akan dihelat pada 2012 sepertinya bakal dimanfaatkan sejumlah daerah di Maluku Utara. Salah satunya adalah Kabupaten Halmahera Utara (Halut). Sebagaimana disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) kabupaten setempat, EJ Papilaya.

“Kami sudah menyiapkan sejumlah skenario yang jadi bagian apresiasi dan atraksi pengembangan budaya dalam negeri Hibualamo (slogan kabupaten Halut, red),” tutur Papilaya pada Mimbar Malut.

Salah satu action yang akan dilakukan Disbudar Halut dalam waktu dekat antara lain pengembangan obyek wisata bahari. “Olehnya kami fokus untuk pengembangan 49 spot penyelaman sebagai surga bagi para diver nantinya,” imbuhnya.

Selain 49 spot diving itu, Halut sendiri juga menyimpan sekitar 8 unggulan wisata lainnya yang diharapkan menjadi magnet. Namun tetap saja, wisata bahari akan menjadi prioritas pengembangannya.

“Salah satunya adalah laut Tagalaya yang memang menyimpan potensi wisata yang menarik. Keunggulannya adalah selain terumbu karangnya, disitu juga bisa ditemukan species Goropa (baca: Kerapu) dan duyung,” lanjut Papilaya.

Menurut sejumlah penyelam, kata Papilaya, daerah tersebut memiliki kontur laut dengan karakteristik danau yang tenang dengan under water vulcano yang konek dengan 15 titik semburan air panas laut.

Dispudpar Halut juga sudah melirik potensi pengembangan museum bawah laut di daerah teluk Kao, dimana menyimpan banyak peninggaln bangkai kapal dari zaman perang dunia kedua. “progresnya sudah kami sampaikan ke kementrian (kebudayaan dan pariwisata),” katanya.

“Selain itu kita juga punya air terjun di daerah Kolabi spesial yang akan kita kembangkan pula. Spesialnya karena airnya dipercaya bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit. Lalu ada telaga Duma, Paca, Kakara, dan Mawele yang siap untuk dikembangkan,” pungkas Papilaya.