.:: Home > Berita
AKTIVITAS GUNUNG DOKUNO DI HALMAHERA UTARA MENINGKAT
(14-10-2010) Budhy Nurgianto (www.tempointeraktif.com)

Gunung Dokuno di Kecamatan Galela, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, terlihat mulai menunjukan peningkatan aktivitas. Bahkan Rabu (13/10) gunung ini meluapkan asap tebal dengan hembusan debu kurang lebih 400 meter dari mulut gunung.

Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Dokuno Galela, Iwan Amat (36), mengatakan peningkatan aktivitas Gunung Dokuno Galela mulai terjadi sejak Selasa lalu. Setidaknya tercatat 20 kali letupan berskala kecil terjadi di Gunung Dokuno.

"Tapi letusan dan hembusan debu yang dikeluarkan Gunung Dokuno ini merupakan fenomena yang sering terjadi. Dalam sebulan pasti ada letusan dan hembusan debu," kata Iwan kepada Tempo, Kamis (14/10).

Menurut Iwan, selain letusan dan hembusan debu, peningkatan aktivitas Gunung Dokuno juga dibarengi dengan peningkatan akivitas gempa dengan skala kecil. "Tahun lalu seismograf kami mencatat 3.000 kali gempa. Tapi tahun ini berkurang hanya 100 kali gempa dalam sebulan," kata Iwan.

Meski mengalami peningkatan, Iwan menjelaskan, status Gunung Dokuno masih pada level waspada II. Artinya aktivitas gunung ini tidak membahayakan dan mengganggu aktivitas masyarakat.

"Tapi kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas pendakian hingga status waspada II dicabut. Bahkan imbauan kami pun sudah disampaikan ke pemerintah daerah setempat," lanjutnya.

Sementara, daerah yang paling banyak menjadi sasaran hujan debu dari Gunung Dokuno, ungkap Iwan, adalah di bagian selatan Kota Tobelo, misalnya di Kecamatan Tobelo Selatan, yakni di seputaran Desa Kusuri sampai di Desa Kupa-Kupa.

"Desa Mamuya yang letaknya paling dekat dengan gunung itu justru tak terlalu menerima kiriman debu. Ini karena debu itu terbang mengikuti arah angin," jelas Iwan Amat singkat.