SURVEI AIR TERJUN MANOMATAPE GALELA(05-10-2009) Irwan Rainu
Hanya berselang sehari dari survei Air Terjun Sapoli, tim survei Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Halmahera Utara pada 2 Oktober 2009 kembali mengadakan survei ke lokasi Air Terjun Manomatape yang terletak di Perkebunan Praktis di perbatasan antara Desa Samuda Galela Barat dan Desa Bale Kecamatan Galela Selatan. Kali ini dengan jarak tempuh yang sedikit lebih jauh dibandingkan dengan survei sebelumnya.
Tim survei Air Terjun Manomatape berjumlah 14 orang termasuk seorang wisatawan asing berkebangsaan Irlandia yang turut bergabung dalam rombongan. Perjalanan menuju lokasi air terjun dilakukan dengan menggunakan mobil dan sepeda motor. Beruntung jalan yang dilewati tidak sedang becek karena sudah lebih dari sebulan hujan tidak turun di daerah itu.
Air Terjun Manomatape sendiri bukanlah air terjun yang besar. Tingginya hanya sekitar 10 meter. Namun air terjun ini memiliki keunikan tersendiri yakni airnya jatuh seperti dalam kuali yang besar dan tembus ke permukaan. Saat tiba dilokasi tim pun mengambil waktu sejenak untuk mengagumi keindahan dan keunikan air terjun tersebut.
Drs. E. J. Papilaya, MTP selaku Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan yang memimpin langsung kegiatan survei mengungkapkan keinginan beliau untuk mensurvei semua air terjun yang ada di Halmahera Utara. Direncanakan dalam waktu survei akan dilakukan di Kecamatan Loloda, Kao dan Malifut.
Untuk diketahui, beberapa bulan lalu tim ini juga sudah melakukan survey ke 4 air terjun disekitar hutan Mede. Survei semacam ini dimaksudkan untuk mendata semua potensi air terjun yang ada di bumi Hibualamo selain juga akan dibuatkan bukunya.