TAMPILKAN ARTIKEL ANDA BERTEMAKAN HALMAHERA UTARA DI SINI!
Kami menerima artikel bertema Halmahera Utara untuk ditampilkan di situs ini.
Artikel dapat berupa pemikiran ataupun pengalaman anda selama berada di Halmahera Utara.
Artikel anda dapat dipublikasikan setelah terlebih dahulu
mendaftar sebagai user.
WISATA PAGI MAMUYA-LUARI (14-10-2008) Eben Haezer BAShareDari sekian banyak pilihan wisata yang ditawarkan Halmahera Utara, dua tempat yang sangat sayang untuk dilewatkan adalah Pemandian Air Panas Mamuya dan Pantai Luari. Jangan berpikir terlalu jauh karena kedua tempat ini sangat mudah dijangkau, hanya sekitar 20 menit berkendaraan dari Tobelo. Lokasinya pun saling berdekatan. Jadi apabila anda berkesempatan ke Tobelo dan punya waktu luang sekitar 2-3 jam maka dua lokasi ini patut masuk dalam agenda kunjungan anda.
Selebihnya agar anda lebih familiar maka saya mencoba memperkenalkan keduanya lewat dua paragraf singkat berikut.
Air Panas Mamuya bersumber langsung dari Gunung Mamuya. Letaknya tidak begitu jauh dari jalan raya utama Desa Mamuya. Kolam pemandiannya sendiri masih sangat natural dengan air yg sejernih kristal dan dikelilingi rerimbunan pepohonan. Walaupun oleh masyarakat setempat kolam pemandian ini sudah digunakan antar-generasi namun debit air yang dihasilkan masih terjaga dengan sangat baik.
Pantai Luari dengan tanjungnya yang terkenal merupakan pantai yang unik. Menyaksikan sunrise dari pantai ini bukanlah hal baru tapi tidak banyak yang mengetahui kalau dari lokasi yang sama kita juga bisa menyaksikan indahnya sunset. Tidak percaya?!? Cobalah berjalan sampai ke ujung tanjung di sebelah utara lalu tengoklah ke arah barat. Momen berharga matahari yang sedang terbenam di balik punggung Gunung Tarakani adalah pemandangan yang menakjubkan.

Umumnya para wisatawan mengunjungi kedua tempat ini pada siang sampai menjelang malam hari. Oke itu tidak salah tapi juga bukan waktu yang saya sarankan bagi anda. Datang berkunjung ke pemandian air panas Mamuya pada sore hari, apalagi di hari minggu maka bersiap-siaplah untuk antri. Selain itu, perlu anda ketahui bahwa tempat ini juga berfungsi sebagai tempat pemandian umum bagi warga Desa Mamuya. Parahnya lagi, para kaum perempuan yang sedang asyik mencuci baju di area pinggiran kali merupakan pemandangan biasa di sini. Bahan kimia dari sabun dan deterjen yang mencemari air yang anda pakai berendam jelas bukan sesuatu yang menyenangkan.
Kapan Sebaiknya Ke Sana?
Lantas kapan waktu terbaik untuk berkunjung ke Mamuya? Saran saya datanglah pagi-pagi sekali sebelum jam 5 maka anda akan mendapatkan kualitas air yang prima dan lokasi pemandian yang masih sangat sepi. Masyarakat sekitar umumnya baru akan datang selepas jam 5.30. Hanya saja mengingat lokasi pemandian Mamuya masih minim penerangan maka senter adalah peralatan wajib yang harus dibawa. Saya pernah datang ke tempat ini pagi-pagi sekali namun karena lupa membawa senter maka saya harus menunggu sekitar setengah jam sampai ada penduduk yang lewat. Cukup membuang waktu bukan?
Berendam di Mamuya dipagi hari sambil ditemani kicauan burung memang menyenangkan tapi jangan terlalu lama menghabiskan waktu di sini karena Pantai Luari dengan sunrisenya sudah menanti anda. Di hari yang cerah, pemandangan sunrise di Pantai Luari dapat menginspirasi anda untuk kembali ke rutinitas anda sehari-hari.

Tahun ini pemerintah daerah sedang memuluskan akses masuk ke lokasi pemandian dengan membuatkan jalan aspal. Kabarnya Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Halmahera Utara juga akan menata tempat ini sehingga menjadi kawasan pemandian wisata. Sebagai masyarakat tentunya kita berharap agar pembangunan yang dilakukan benar-benar dilakukan secara terencana agar Pemandian Air Panas Mamuya yang merupakan aset berharga daerah ini dapat terpelihara kelestariannya.