.:: Home > Artikel
TAMPILKAN ARTIKEL ANDA BERTEMAKAN HALMAHERA UTARA DI SINI!
Kami menerima artikel bertema Halmahera Utara untuk ditampilkan di situs ini.
Artikel dapat berupa pemikiran ataupun pengalaman anda selama berada di Halmahera Utara.
Artikel anda dapat dipublikasikan setelah terlebih dahulu mendaftar sebagai user.
HAMBATAN HARUSNYA MENJADI TANTANGAN
(13-08-2007)  Welstminor Aemba

Share

Setiap perubahan merupakan peralihan dari kondisi yang lama menjadi kondisi yang baru, baik itu baru dalam struktur, baru dalam misi dan visi, baru dalam aksi dan tindakan, dan tentunya baru juga dalam personel pelaksana. Namun ini tentunya merupakan suatu yang alamiah terjadi dan setiap makhluk hidup yang bernyawa akan selalu menemui proses perubahan ini.

Bila boleh kita analogikan suatu perubahan yang terjadi seperti dalam tubuh kupu-kupu, yang dimulai dari ulat, kepompong, dan akhirnya menjadi kupu-kupu sungguhan yang berwarna indah dan enak dipandang mata. Dalam siklus perubahan yang terjadi itu tentunya banyak hal yang mengikuti perubahan tersebut, baik itu positif maupun negatif, karena banyak hal yang mempengaruhi dalam proses tersebut.

Begitu juga sebuah daerah yang notabene juga harus mengalami perubahan (metamorfosis) untuk mendapatkan bentuk yang indah, seperti layaknya kupu-kupu tadi. Namun keindahan dalam konteks ini adalah berupa kemakmuran, dan kesejahteraan masyarakat daerah tersebut. Disamping itu pula dapat meningkatkan rasa percaya diri yang tinggi, rasa nasionalisme yang luas, dan pada akhirnya dapat memanfaatkan perubahan daerah ke arah yang lebih baik.

Namun sangat tidak menutup kemungkinan dengan perubahan ini disertai pengaruh-pengaruh unsur-unsur yang berkepentingan baik politik praktis dan kepentingan pribadi lainnya, hal ini merupakan hal yang wajar, karena manusia itu adalah dwi tunggal yang memiliki dua sisi yang tak terpisahkan. Namun dalam upaya mencapai keberhasilan menempuh perubahan ini tentunya kecendrungan untuk pribadi harus lebih kecil kadarnya dibanding kepetingan umum.

Pro dan kontra antar masyarakat pun merupakan hal yang sangat biasa, karena semua perbedaan itu merupakan dinamika berorganisasi, asal dalam koridor yang benar dan tidak bertindak anarkis apabila pendapat dan pandangannya belum bisa diterima forum, disinilah kedewasaan kita diuji, apakah benar-benar tangguh dan berniat membangun atau hanya "bicara saja". Sebaiknya kalau tidak mengerti duduk persoalan, hendaknya kita diam saja, dan mengikuti perkembangan yang sedang terjadi, dan baru kita memulai angkat bicara bila masalahnya memang sudah bisa kita tangkap dan dimusyawarahkan.

Kita bisa memulai putik-putik pembangunan daerah dengan membuat forum-forum kecil, namun harus memiliki kerja yang "jelas dan nyata, daripada kita memiliki forum yang terlihat wah" namun semuanya tidak pernah terlihat arahnya akan dibawa kemana. Kita harus menghargai setiap peluang yang ditawarkan, mendukung semua pergerakan, dan tentunya pergerakan itu bukan untuk mencelakakan daerah sendiri tentunya. Kita seharusnya menghapus semua sisi gelap seseorang hanya dengan melihat satu sisi latar belakang yang kelam dari orang yang dekat dengan dia, hilangkanlah perasaan iri dan dengki yang bersemayam dalam diri kita, dan merubahnya menjadi jiwa besar dan membuka diri atas semua masukan yang harus dilakukan dengan arah yang lebih baik.

Sekarang tinggal kita bersatu dan mendukung siapa saja yang bisa membawa daerah kita secara umum kearah yang lebih baik. Bukan zamannya lagi untuk saling menjatuhkan, sekarang saatnya kita untuk saling mendukung menuju perubahan yang seharusnya kita dapatkan. Dan jangan pula kita menjadi orang yang "overacting" atas semua kesempatan yang telah diberikan kepada kita untuk mencari popularitas yang tidak berguna, dan hanya akan membawa pada kehancuran tujuan awal kita membangun daerah kita supaya sejajar dengan daerah lainnya.

Bukan hal yang mustahil untuk kita bisa merubah kondisi daerah kita menjadi daerah yang terhormat dan memiliki ciri khas tersendiri yang menjunjung tinggi nilai-nilai Adat. Karena kita tahu bahwa manusia itu tidak ada yang sempurna, tidak ada yang perfect (no body perfect), namun kita harus menimbang apakah kadar kebaikan yang diberikannya itu lebih besar dari keburukan yang akan kita terima secara umum oleh masyarakat kita? Itu yang harus dicamkan dan harus diubah oleh masyarakat kita. Biarkan mereka maju, biarkan mereka berbuat sesuatu yang berbeda dengan masyarakat kebanyakan, biarkan mereka membuat suatu terobosan yang baru bagi masyarakat kita. Karena sesuatu yang baru belum tentu buruk bagi kita, dan hal yang lama tidak akan selamanya baik bagi kita.

Buanglah "iri hati" dalam benak kita ini, buanglah ribut-ribut atas sebuah rencana pembangunan yang akan digalakkan di daerah kita. Dukunglah mereka yg punya komitmen untuk membangun Halmahera Utara, kalau tidak bisa berbuat apa-apa sebaiknya kita diam. Harusnya kita mencontoh keberhasilan daerah lain, untuk bisa menjadi contoh daerah yang akan datang. Jangan pernah menutup diri atas keberhasilan daerah lain dalam melangkah mencapai kemakmuran daerahnya dan membuang perasaan bahwa kita memiliki jati diri yang harus dipertahankan, padahal jati diri tersebut tidak sesuai lagi dengan jaman saat ini yang serba kompleks. Apalagi hal itu berupa hal keduniawian, budaya, dan sesuatu hal lainnya yang dibuat manusia yang bisa diperkaya dan disesuaikan dengan kondisi yang ada, namun tidak bertentangan dengan hukum Tuhan Allah.

Kita semua punya agama, kita memiliki panutan, dan kita juga memiliki pribadi yang harus kita penuhi kebutuhannya, jadi wajar saja bila ada seseorang memiliki ide dan cara yang cemerlang dalam pembangunan daerah memiliki sarana dan prasarana yang mapan. Apakah hal ini salah? Apakah hal ini akan diberi cap bahwa si A telah melakukan hal-hal yang merugikan daerahnya sendiri? Padahal apa yang telah diberikan oleh si A telah banyak untuk pembangunan daerah kita, sedangkan kita yang hanya menjadi penonton dan tidak bisa berbuat apa-apa berteriak keras dan kencang atas semua yang telah diperoleh tersebut, sehingga bermacam cara yang tidak baik dilakukan untuk menghentikan setiap gerak kemajuan yang akan dilakukan. Perasaan inilah yang kadang telah membenamkan diri kita sendiri ke dalam lumpur yang amat dalam, padahal selama ini kita sudah tenggelam dalam lumpur tersebut untuk waktu yang lama.

Mari kita hargai pandangan, pendapat, dan pergerakan yang berbeda dengan kita. Jangan sampai latar belakang dan ketidaktahuan kita tentang tujuan final suatu pergerakan menjadikan kita "buta mata" dan melakukan hal-hal yang menghambat pembangunan dimasa yang akan datang. Salam Damai.



KOMENTAR ANDA
Lutfi Kadjim-g0rua: hambatan seharusnya menjadi tantangan...!? hambatan membangun HALUT lebih maju biar terlihat megah atau bahasa di atas hanya memperindah bahasa agar orang lain bisa memuji anda....??? cobalah lebih cerdas dan arif dalam melihat realitas halut yang pada kenyataannya hanya indah dalam kemajuan tapi buruk pada kebutuhan masyarakat... ingat kupu-kupu itu memang benar indah tapi, satu hal yang anda lupakan,kupu-kupu sudah melupakan darimana dia berasal,karena dia tidak tau kalau dia berasal dai ulat dan kepompong,,HALUT pun demikian dalam konteks sekarang, pemerintah terlalu fokus pada paham kemajuan tapi mengindahkan kesiapan manyarakatnya...
W D Wosia: Apakah mungkin permukaan hati yang bergejolak dengan rasa iri, kemarahan, dendam dan semua niat yg tdk meninggikan org lain, itu akan mampu utk menampilkan riak-riak pengertian mengenai jalan keluar ? .............. Keajaiban itu bisa terjadi hanya pd org2 yg berani melakukan sesuatu dengan tekun, berjiwa besar dan dengan semangat juang yg tinggi. ........ Utk itu maju terus Pemda Halut, dan pastikanlah bhw perjuanganmu demi memberi makna bagi kesejateraan masyarakat Halut pd umumnya....... Tuhan Allah slalu menyertai dan memberi kekuatan bgimu ... A m i n .... salam dari anak Hibualamo di Jkt
halaman [1]