TAMPILKAN ARTIKEL ANDA BERTEMAKAN HALMAHERA UTARA DI SINI!
Kami menerima artikel bertema Halmahera Utara untuk ditampilkan di situs ini.
Artikel dapat berupa pemikiran ataupun pengalaman anda selama berada di Halmahera Utara.
Artikel anda dapat dipublikasikan setelah terlebih dahulu
mendaftar sebagai user.
MARI BERSAMA MEMBANGUN PARIWISATA (25-03-2007) Yerik Afrianto SinggalenShareIndonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia, dengan ± 18.110 pulau yang dimilikinya dengan garis pantai sepanjang 108.000 km. Negara Indonesia memiliki potensi alam, keanekaragaman flora dan fauna, peninggalan purbakala, peninggalan sejarah, serta seni dan budaya yang semuanya itu merupakan sumber daya dan modal yang besar artinya bagi usaha pengembangan dan peningkatan kepariwisataan. Modal tersebut harus dimanfaatkan secara optimal melalui penyelenggaraan kepariwisataan yang secara umum bertujuan untuk meningkatkan pendapatan nasional ataupun daerah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan rakyat.
The structure of all human activities drastically altered since the past century, cultural tourism is no exception. Evolving leisure patterns, short vacations, and the development of a massive tourism infrastructure has meant that many people tend to have authenticity experiences in a different culture and learn the similarities and differences of the human condition.
Interaction between visitor and resident, its a kind of new tourism paradigme. This condition has placed a heavy burden on the conservation community, since it is now the cultural heritage sources often the only impact on the tourist. Proper management of cultural tourism provide the conservation community into the sustainable development by placing the local communities achieve better socio-economic benefits.
But when the process of culture development not carefully planned without the participation of social scientists, economists, and local communities involved, it is often leads to painful cultural dislocations that engender more problems than are solved.
In any actual cases, Cultural tourism development in Indonesia shows the conservation community has been unable to develop convincing arguments that will lure politicians, development organizations and the private tourist industry to equitably share tourist revenues with conservation.
Halmahera Utara yang penuh dengan keindahan alam dan potensi yang terpendam, kini mulai digali. semua itu harus ada yang merawatnya, siapa lagi kalau bukan kita semua, lagipula pendapatan daerah dari hasil pariwisata juga dipakai untuk kesejahteraan bersama. Perkembangan kepariwisataan di masa mendatang ditentukan dimasa kini, kalau kita ingin berkembang and go international, mari kita bekerja sama membangun pariwisata di Halmaera Utara.