TAMPILKAN ARTIKEL ANDA BERTEMAKAN HALMAHERA UTARA DI SINI!
Kami menerima artikel bertema Halmahera Utara untuk ditampilkan di situs ini.
Artikel dapat berupa pemikiran ataupun pengalaman anda selama berada di Halmahera Utara.
Artikel anda dapat dipublikasikan setelah terlebih dahulu
mendaftar sebagai user.
WISATA KULINER, IKAN BAKAR COLO-COLO (14-02-2007) Galih Chavvah Paleba PrihantoSharePertama kali menginjakan kaki di bumi Hibualamo pada tanggal 18 juni 2000 setelah perjalanan yang melelahkan selama kurang lebih 24 jam, melalui kapal laut dari Manado, akhirnya kami (kebetulan saya pada saat itu datang berdua dengan seorang kawan) sampai di dermaga Tobelo dan di sambut oleh beberapa teman kami yang ada di Tobelo. Kebetulan saya pada saat itu bekerja disalah satu organisasi kemanusian yang baru membuka pelayanannya pasca konflik di daerah Tobelo.
Setelah beberapa hari, minggu, bulan dan akhirnya sampai beberapa tahun saya tinggal di Tobelo ada banyak hal yang berkesan dalam hal makanan bagi saya Salah satunya adalah ikan bakar colo-colo. Kenapa? Karena lidah saya merasakan sesuatu yang beda dengan ikan bakar dan bumbunya ini. Dan kemudian saya memang mencoba banyak makanan yang belum pernah saya makan dalam hidup saya dan saya mendapatkanya hanya di Tobelo.
Ikan bakar colo-colo menurut saya adalah makanan yang sangat sederhana dan sangat mudah ditemui hampir disetiap rumah penduduk di Tobelo. Selama beberapa tahun saya tinggal di Tobelo hampir disetiap rumah teman yang saya kunjungi, dan ketika kami di suguhi makanan untuk bersantap, pasti ada yang namanya ikan bakar colo-colo. Apalagi jika anda menghadiri sebuah acara resepsi atau pesta.
Tidak pernah saya tidak berkeringat jika memakan ikan bakar colo-colo. Rasa pedas, asam dan bercampur dengan rasa gurihnya ikan bakar menjadikan kenikmatan tersendiri bagi saya dalam menyantap makanan ini dengan sepiring nasi hangat.
Beberapa hari lalu saya baru bertemu dengan beberapa teman dari Tobelo dan Ternate dan yang pada akhirnya kami membuat ikan bakar colo-colo. Walaupun kami tidak mendapatkan citarasa yang sama dengan yang kami makan di Tobelo (karena di sini kami tidak bisa mendapatkan jeruk/lemon yang sama dengan yang biasa di gunakan di Tobelo) tetapi itu cukup bagi kami untuk mengobati rindu kami dengan kota Tobelo.
Sebenarnya masih banyak lagi, jika kita ingin mengetahui lebih lagi tentang banyaknya makanan khas dari tobelo,mungkin dari antara pembaca sekalian ada yang tergerak untuk menuliskannya seperti saya...?
Sejujurnya saya baru mengetahui tentang situs resmi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Halmahera Utara pada hari ini.
Apakah saat ini memang di Kota Tobelo untuk Akses internet sudah mudah di lakukan atau hanya ada di beberapa instansi saja? Alangkah baiknya jika memang Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara berbenah dalam hal komunikasi global ini supaya yang namanya Internet bisa di akses ditiap rumah yang pastinya dengan menggunakan jaringan kabel telepon saja sudah cukup.