.:: Home > Artikel
TAMPILKAN ARTIKEL ANDA BERTEMAKAN HALMAHERA UTARA DI SINI!
Kami menerima artikel bertema Halmahera Utara untuk ditampilkan di situs ini.
Artikel dapat berupa pemikiran ataupun pengalaman anda selama berada di Halmahera Utara.
Artikel anda dapat dipublikasikan setelah terlebih dahulu mendaftar sebagai user.
BENTOR, BUKAN SEKEDAR BECAK BERMOTOR
(07-11-2011)  Bayu R. Langga

Share

Ini adalah kali kedua saya mengunjungi kota Tobelo, Ibu kota kabupaten Halmahera Utara propinsi Maluku Utara dalam sebuah tugas. Baru kali ini benak saya terusik pada alat transportasi yang bernama "Bentor". Bentor merupakan kependekan dari becak (ber) motor. Bagi yang belum pernah melihat langsung tentunya akan sulit membayangkan. Bayangkan sebuah becak tradisional dimana pada bagian pengayuh diganti dengan motor. Konon alat tranportasi ini berasal dari Gorontalo, tapi tidak ada informasi yang jelas tentang asal-muasalnya. Bentor sangat mudah ditemukan di Tobelo.


Modal untuk merakit sebuah bentor menurut informasi dari salah satu pengemudi bisa dikatakan relatif mahal. Tempat penumpang (disebut kepala) berkisar 4.500.000 rupiah, sedangkan mesin pendorong diambil dari motor bebek yang dilepas roda dan as depannya. Taksiran harga sebuah motor baru sekitar 14.000.000 atau jika bekas kira-kira harganya 7.500.000 – 8.000.000 rupiah. Entah berapa lama mereka bisa mencapai break event point dengan modal kira-kira 15.000.000 rupiah dengan asumsi menggunakan motor bekas.


SOLUSI MASALAH TRANSPORTASI
Bentor menjadi solusi masalah transportasi bagi masyarakat. Keberadaannya yang selalu siap jika dibutuhkan membuat ibu-ibu rumah tangga, anak sekolah dan mahasiswa selalu menggunakan jasa transportasi ini. Sejak pagi pengemudi bentor sudah siap menyusuri jalanan baik diperkotaan maupun pinggiran. Tarifnya relatif murah yaitu berkisar antara 3.000 – 5.000 rupiah per orang (maksimum penumpang 2-3 orang) atau tawar menawar jika jarak tempuhnya jauh. Waktu tempuh relatif cepat, karena kecepatannya bisa mencapai 40 km/jam.


WARNA, MENENTUKAN REJEKI
Warna penutup menentukan rejeki mungkin kalimat ini membingungkan, tetapi inilah latarbelakang mengapa pengaturan operasional berdasarkan warna diperlukan. Jumlah bentor yang semakin bertambah membuat para pengemudi berpikir keras bagaimana agar tidak terjadi kekacauan dalam beroperasi. Mengingat kota Tobelo adalah kota kecil dan berpenduduk sedikit maka diperlukan pengaturan jadwal operasi. Bentuk kesepakatannya adalah mengatur jadwal hari waktu operasi. Bentor dengan penutup warna merah beroperasi pada hari senin, rabu, jumat dan minggu, sedangkan penutup biru pada hari selasa, kamis dan sabtu. Nah, itulah cara mereka menerapkan pemerataan rejeki. Sudah jelas bagi pemilik/pengemudi bentor beroperasi pada bukan jadwalnya akan terkena sanksi. Jika terjadi pelanggaran biasanya akan diselesaikan secara kekeluargaan.


BUKAN SEKEDAR BECAK MOTOR
Penasaran saya terjawab setelah mencoba menumpang. Dugaan saya ternyata benar bahwa ini bukan sekedar alat transportasi biasa. Penggabungan becak dan motor sehingga menjadi alat transportasi yang baru bisa dibilang sesuatu yang kreatif. Namun, jika dicermati lebih jauh seharusnya perancang bentor memikirkan juga tentang masalah keamanan khususnya rem. Pada umumnya rem hanya tersedia di roda belakang, sedangkan 2 roda depan tidak ada. Hal ini bisa mengakibatkan daya henti menjadi terbatas karena hanya mengandalkan rem belakang saja. Bayangkan jika pengemudi mengendarai dengan kecepatan lebih dari 40 km/jam.


Masalah lain adalah tentang keselamatan penumpang. Semakin tinggi kecepatan tentu semakin membuat penumpang menjadi was-was. Bagaimana tidak, penumpang berada di depan tanpa penutup diterpa angin secara langsung. Tentunya kita berharap tidak terjadi apa-apa pada penumpang. Meskipun demikian bentor tetaplah menjadi sarana transportasi yang dekat dengan masyarakat untuk urusan jarak dekat. Tinggal perhatian pemerintah untuk mengatur standar keamanan baik dalam segi fisik kendaraan dan kesadaran pengemudi maupun penumpang.


Artikel lain dari penulis yang sama:
>>  Guraka, Minuman Penuh Sensasi
KOMENTAR ANDA
Dimas: itu kendaraan yg menjadikan manusia sebagai bumper nya ,,,,,, gak salah apa . ?????
Daniel: Bentor paling keren cuma di Tobelove
Kapita: uniknya bentor hanya ada di tobelo saja. di tempat lain di halmahera utara tak ada. di maluku utara apalagi! viva bentor.....
Femy: jadi pengen naik bentor,,di jayapura gk ada....:(
Yamama: bentor.. yang lain makin ketinggalan
halaman [1] [2]
POSTING KOMENTAR ANDA
Nama
Komentar